
Pasar rakyat & perdagangan
Pasar Ternak Gunung Medan menjadi infrastruktur perdagangan yang menghubungkan pedagang, pembeli, transportasi, kebersihan, dan tata kelola kawasan.
Potensi nagari
Pemetaan pasar, BUMNag, UMKM, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, kesehatan, pendidikan, konektivitas, dan lingkungan Nagari Gunung Medan.
Potensi Nagari Gunung Medan
Pusat perdaganganKoridor aktivitas
Posisi Gunung Medan di bagian selatan Dharmasraya dan berbatasan dengan Kabupaten Bungo, Jambi, memperkuat perannya sebagai simpul perdagangan dan layanan lintas kawasan.
Potensi perlu dikembangkan dengan pendataan pelaku, analisis pasar, pengelolaan lingkungan, dan indikator hasil yang dapat diperiksa.
Baca tentang pasar modernEmpat fokus
Setiap fokus membutuhkan data dasar, pelaku utama, mitra, dan indikator capaian yang jelas.

Pasar Ternak Gunung Medan menjadi infrastruktur perdagangan yang menghubungkan pedagang, pembeli, transportasi, kebersihan, dan tata kelola kawasan.

BUMNag dan UMKM nagari dapat menghubungkan usaha warga, aset nagari, layanan, dan kemitraan yang menghasilkan nilai tambah lokal.

Pengembangan pertanian dan keterampilan warga mendukung ketahanan pangan serta usaha produktif.

Puskesmas, posyandu, sanitasi, pendidikan, dan lingkungan menjadi fondasi produktivitas masyarakat.
Pengembangan terukur
Catat pelaku, lokasi, kapasitas, kebutuhan, dan kondisi awal.
Pilih masalah serta peluang berdasarkan bukti dan manfaat warga.
Hubungkan pemerintah, BUMNag, kelompok, kampus, usaha, dan komunitas.
Ukur hasil, risiko, keberlanjutan, dan dampak lingkungan.
Inovasi pertanian
Mahasiswa mitra pendidikan dan masyarakat membangun sarana belajar serta instalasi keterampilan produktif pada 2025. Perangkat tersebut direncanakan dikelola BUMNag dan UMKM nagari sebagai pilot project pengembangan pertanian.
Model ini membuka peluang pembelajaran budidaya, produksi sayuran, efisiensi air, dan pemanfaatan lahan terbatas.
Baca artikel pertanian
Pengembangan SDM